Belajar Dasar Systemd

Wednesday, November 16th, 2016 - Tutorial
Advertisement

systemd-memeDalam beberapa tahun terakhir, banyak sekali distro linux yang mulai mengadaptasi systemd dalam paket distribusi mereka. Beberapa di antaranya bahkan memigrasi sistem yang sebelumnya menggunakan init ke systemd. Systemd dapat melakukan berbagai hal yang sangat luar biasa berguna untuk mengatur sistem, services, bahkan melakukan mounting devices ke dalam sistem Linux. Maka dari itu penting bagi penulis untuk menuangkan tulisan belajar systemd ini agar kita semua dapat mempelajarinya.

Pada tutorial linux kali ini kita akan belajar bersama bagaimana menggunakan systemd. Penulis akan secara ringkas menerangkan beberapa perintah yang akan digunakan untuk mengatur systemd. Semua perintah ini akan bekerja baik pada distro Ubuntu 15.04 ke atas, Debian 8, Fedora 15 dan CentOS 7.

Pengaturan Unit

Obyek paling dasar yang diatur oleh systemd adalah sebuah “unit”. Unit sendiri ada berbagai macam tipe. Yang paling sering diatur adalah unit dengan tipe service. Hal ini dapat dilihat pada file unit nya ada ekstensi .service . Untuk mengatur service pada systemd, perangkat yang dipergunakan adalah systemctl.

Misalnya untuk mengatur service nginx kita dapat menggunakan perintah sebagai berikut untuk melakukan start service.

Lalu kita dapat menghentikan service itu dengan cara ini

Untuk me-restart caranya sebagi berikut

Sedangkan untuk me-reload caranya sebagai berikut

Enable dan Disable Unit

Secara default sebagian besar unit file pada systemd tidak di start secara otomatis pada saat boot. Untuk mengatur fungsi ini kita harus membuatnya menjadi enabled.

untuk men-disable nya tinggal dieksekusi perintah seperti ini

Melihat Status Sistem

Kita dapat menarik beberapa informasi dari systemd untuk mendapatkan gambaran dan visibility bagaimana status dari sistem. Untuk mendapatkan daftar unit yang berjalan atau sedang aktif dapat menggunakan perintah ini

Untuk mendapatkan daftar semua unit termasuk yang tidak aktif

Sedangkan untuk mendapatkan daftar yang berisi semua unit yang terpasang di sistem tapi tidak di-load ke memory

Menginspeksi Log

Pada systemd, ada sebuah komponen yang disebut journaldJournald ini mengumpulkan dan mengatur entri jurnal dari semua bagian pada sistem. Ini sebenarnya informasi log dari berbagai aplikasi dan kernel. Untuk melihat log dan diurutkan dengan entri terlama :

Secara default ini akan menunjukkan entri dari dari status sekarang dan boot sebelum sebelumnya jika journald dikonfigurasi untuk menyimpan rekaman dari boot sebelumnya. Beberapa distro meng-enable ini secara default. Untuk enable fitur ini dapat dilakukan dengan cara mengubah file pada  /etc/systemd/journald.conf  set Storage=persistent atau membuat direktori persisten dengan mengetik  sudo mkdir -p /var/log/jurnal

Jika ingin melihat entri pada boot yang sekarang :

untuk melihat kernel-message seperti yang ditampilkan pada dmesg 

Kedua opsi atau parameter -k dan -b itu dapat dikombinasikan

Mengecek Status Unit dan Log Unit

Perintah di atas memberikan gambaran sistem secara general atau umum. Kita juga dapat mengambil informasi pada unit tertentu.

Untuk melihat log

atau kombinasikan dengan -b untuk mendapatkan log pada boot sekarang

Unit dan Unit File

Setelah mengetahui cara mengatur systemd dan mendapatkan log-nya kita dapat pula mengatur unit file.

Kita juga dapat mengetahui, sebenarnya nginx ini bergantung pada service apa saja. Atau yang lebih sering disebut dependency tree.

Untuk melihat dependency beserta target units secara rekursif dapat digunakan opsi –all

Untuk melihat level yang lebih rendah pada konfigurasi unit

Mengubah File Unit

Untuk memodifikasi file unit, systemd mengijinkan kita untuk melakukannnya. Caranya adalah

untuk memodifikasi semua ini file unit ketimbang dibuatkan snippet :

jangan lupa untuk mereload daemon systemd, setelah mengubah atau memodifikasi file unit. Jika tidak dilakukan maka perubahan tidak akan dikenali oleh systemd.

Menggunakan Runlevel pada Systemd

Pada sistem yang menggunakan init ada beberapa service yang hanya dijalankan pada beberapa runlevel tertentu. Pada systemd, digunakanlah “target”. Target sebenarnya adalah titik sinkronisasi pada server yang dapat digunakan untuk membawa server pada status / keadaan tertentu. Service dan unit file yang lain dapat dikaitkan pada sebuah target (atau multiple), sehingga dapat aktif secara bersamaan.

Untuk melihat target yang tersedia :

Untuk mendapatkan target yang default yang systemd coba untuk jangkau pada saat boot. 

Kita dapat mengubah target default yang digunakan pada saat boot 

Untuk melihat unit yang terkait pada sebuah target

Kita juga dapat melakukan isolate pada sistem status ke transisis antar target. Ini akan mengentikan semua unit yang tidak terkait ke target. Pastikan service penting tidak mati pada saat menjalankan perintah ini

Mematikan atau Memuat Ulang Kembali Server

Untuk boot ke rescue mode 

Ini seperti kita menjalankan sudo poweroff  atau sudo reboot .

Demikian tutorial mengenai belajar dasar systemd. Tahap selanjutkan kita akan membahas hal menarik lainnya pada systemd, jauh lebih dalam dan lebih spesifik.

Terima kasih

Incoming search terms:

  • Belajar ubuntu 16 04
  • apa guna systemd
  • belajar debian untuk pemula
  • cara intall systemclt
  • debian untuk pemula
  • pengertian systemd
Advertisement
Belajar Dasar Systemd | Jsmith | 4.5
Like Page Tutorlinux di Facebook
Leave a Reply