Tutorial Cara Membuat Virtual Host Pada Nginx

Thursday, February 11th, 2016 - Tutorial
Advertisement

cara menginstall nginxPada postingan terakhir mengenai nginx, kami telah mengungkap bagaimana cara instalasi stack LEMP atau Nginx, MySQL dan PHP pada Linux. Kini saatnya kami akan memberitahukan bagaimana cara membuat virtual host pada nginx. Virtual host atau yang disebut server blocks pada Nginx adalah metode menjalankan lebih dari satu domain pada sebuah webserver. Jika di Apache dikenal dengan vhost / virtual host, maka di Nginx lebih dikenal dengan server block.

Langkah awal yang pasti adalah memastikan nginx berjalan dengan baik. Penulis menyarankan untuk mengikuti kembali langkah pada tutorial cara menginstall Nginx pada postingan beberapa waktu yang lalu. Setelah memastikan nginx berjalan normal, maka kita dapat mengkonfigurasi sebagian script di nginx untuk dapat berfungsi sebagai server web dengan multi domain.

1. Buatlah direktori baru

Buatlah direktori baru. Direktori ini akan menjadi document root bagi web baru tersebut. Nantinya jika domain virtual host akan dipanggil di browser, file di direktori ini lah yang akan dieksekusi oleh web server sebagai document root -nya.

2. Beri Permission

Ubahlah kepemilikan direktori baru tersebut sesuai dengan pengeksekusi server nginx, dalam hal ini www-data, jangan lupa pula untuk mengubah permission pada direktori tersebut :

3. Buat halaman web

Buat laman web sederhana, hanya untuk penanda bahwa direktori ini adalah milik domain tutorlinux.com

isikan script berikut ini :

4. Buat file virtual host baru

Setelah membuat file index, kini saatnya masuk ke konfigurasi di sisi nginx. Nginx sendiri sudah menyediakan contoh default untuk virtual host pada /etc/nginx/sites-avaliable/default dan kita juga akan menaruh file virtual host baru pada direktori yang sama (/etc/nginx/sites-available).

5. Konfigurasi virtual host baru

Buka dan edit file /etc/nginx/sites-available/tutorlinux.com dan isikan informasi untuk konfigurasinya :

Kemudian kita akan mengganti beberapa line :

langkah berikutnya adalah mengaktivasi konfigurasi virtual host baru diatas dengan membuat sebuah symlink dari folder /etc/nginx/sites-avaliable dengan /etc/nginx/sites-enabled/

Jika pada apache dapat dilakukan a2ensite, maka pada nginx anda harus melakukannya secara manual. Tapi ini mudah saja kok. Cukup 1 line command 🙂

untuk mengakali error conflicting server name maka pastikan informasi pada konfigurasi virtual host tepat dan valid. Kamu juga bisa menghapus file pada /etc/nginx/sites-enabled/default

6. Restart Nginx

langkah wajib pamungkas. apalagi kalau bukan restart the service :

7. (Opsional) Konfigurasi /etc/hosts

Karena tutorlinux.com adalah domain valid di luaran sana (domain penulis 🙂 ) maka anda harus mengubahnya menjadi domain sendiri. Jika anda bermain – main di network local (LAN), maka hal terbaik yang dapat anda lakukan adalah meng-hardcode domain ke dalam file /etc/hosts anda :

tambahkan 

8. Test drive!

Buka browser, lalu akses tutorlinux.com atau domain apapun yang anda gunakan sebagai test dalam percobaan ini.

 

Demikian tutorial singkat ini. Semoga bermanfaat. Salam linux! 🙂

Incoming search terms:

  • belajar nginx
  • https://tutorlinux com/tutorial-cara-membuat-virtual-host-pada-nginx html
  • membuat web server nginx debian
  • cara membuat payload server nginx
  • cara membuat server dengan nginx
  • cara domain website Linux
  • cara create virtual host nginx indo
  • cara buat virtual host debian database
  • cara buat virtual host database
  • cara belajar nginx ubuntu
Advertisement
Tutorial Cara Membuat Virtual Host Pada Nginx | Jsmith | 4.5
Like Page Tutorlinux di Facebook
Leave a Reply